GarudaPos.online
BANYUWANGI – Setelah melalui proses perawatan medis, pendataan, serta verifikasi administrasi, bayi laki-laki yang sempat ditemukan warga di depan rumah warga Dusun Krajan, Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, akhirnya resmi diserahkan kepada pihak keluarga, Rabu (14/10/2026).
Prosesi penyerahan berlangsung di Ruang NICU RSUD Genteng sekitar pukul 10.00 WIB. Bayi yang lahir pada 3 Oktober 2026 tersebut dinyatakan dalam kondisi memungkinkan untuk pulang setelah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.
Berdasarkan dokumen serah terima RSUD Genteng, bayi diserahkan kepada Rukmawati, warga Dusun Lekap RT 03 RW 02, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, selaku nenek dari bayi tersebut setelah seluruh tahapan verifikasi keluarga dan kelengkapan administrasi dinyatakan selesai.

Penyerahan bayi tersebut berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak terkait sebagai bentuk pengawasan dan komitmen bersama dalam memastikan keselamatan serta masa depan anak. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kalibaru H.M. Luqman, S.Sos., MBA, Kepala Ruang NICU RSUD Genteng Siti Munawaroh, S.Kep., Ns, Kepala Desa Banyuanyar Illa Syilviana, perwakilan Dinas Sosial Banyuwangi, pendamping sosial, serta jajaran Polsek Kalibaru.
Dokumen serah terima ditandatangani oleh Kepala Bidang Pelayanan RSUD Genteng dr. Rudi Hartawan bersama pihak penerima dan para saksi yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Kalibaru melalui Kanit Binmas Aiptu Hermansyah menyampaikan pesan khusus kepada keluarga penerima agar menjaga dan merawat bayi tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Saya mewakili Kapolsek Kalibaru bersama Babinsa Banyuanyar menyampaikan, tolong dirawat baik-baik. Semoga kelak menjadi anak yang berbakti, berguna bagi orang tua, bangsa, negara, dan agama Islam,” pesan Aiptu Hermansyah.
Sebelumnya, penemuan bayi laki-laki tersebut sempat mengundang perhatian masyarakat Kalibaru. Bayi ditemukan dalam kondisi hidup di depan rumah warga dan kemudian segera mendapatkan pertolongan serta penanganan medis.
Kecepatan respons masyarakat, tenaga kesehatan, aparat kepolisian, pemerintah daerah, serta Dinas Sosial menjadi kunci dalam memastikan bayi mendapatkan perlindungan dan perawatan hingga proses penyerahan kepada keluarga selesai dilakukan.
Dengan terlaksananya serah terima ini, seluruh pihak berharap bayi tersebut dapat tumbuh sehat, mendapatkan kasih sayang yang layak, serta menjadi anak yang memiliki masa depan cerah.
(Wahyu/Red)
