GarudaPos.online
BANYUWANGI – Suasana duka menyelimuti Dusun Sumberberingin, RT 02 RW 02, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, setelah seorang pria berinisial W (32) ditemukan meninggal dunia di kamar tidurnya pada Selasa (4/8/2026) petang.
Korban yang diketahui bekerja sebagai kuli bangunan di Denpasar, Bali, baru saja kembali ke rumahnya di Banyuwangi pada pagi hari. Beberapa jam kemudian, warga dikejutkan dengan kabar duka atas meninggalnya korban.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh ibu angkat korban, Amsiyeh (50), sekitar pukul 18.00 WIB. Sepulang memberi makan ternak, ia bermaksud meminta korban menyalakan lampu rumah yang masih dalam keadaan gelap. Namun, panggilannya tidak mendapat jawaban.

Karena merasa curiga, saksi kemudian menuju kamar tidur korban. Saat pintu kamar dibuka, korban ditemukan telah meninggal dunia. Dalam kondisi panik, saksi segera meminta pertolongan warga dan melaporkan kejadian itu kepada pengurus RT serta pihak kepolisian.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Kalibaru langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kalibaru.
Hasil pemeriksaan luar oleh tenaga kesehatan menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan temuan awal tersebut, tidak terdapat indikasi adanya tindakan kriminal.
Pihak keluarga kemudian menyampaikan penolakan terhadap pelaksanaan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Keluarga juga menyatakan menerima musibah tersebut dengan ikhlas sehingga jenazah diserahkan untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar kita. Dukungan keluarga, lingkungan, dan akses terhadap layanan kesehatan mental merupakan bagian penting dalam upaya mencegah terjadinya peristiwa serupa.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi maupun informasi yang belum terverifikasi terkait kejadian ini dan menghormati privasi keluarga yang sedang berduka.
(Wahyu)
